Sabtu, 21 Agustus 2010
Tidak pantas bagi laki mukmin dan bagi perempuan mukmin, bila Allah dan RasulNya telah menetapkan ketetapan, tapi memilih yg lain. (Quran sr.33: 36).
Aku ingin kau tau
Aku bukanlah penyair….
Yang bersyair karena fantasi
Menoreh naluri terpenggal ilusi
Menggores pena tanpa emosi
Wahai kekasih...
Inilah gejolak yang tiba-tiba hadir
Yang mendorong jemari lukiskan kata
Yang membongkah penuhi rongga dadaku
Yang meluncur menerobos tenggorokan
Mendesak keluar bersama desah, rasa dan asa
Bak ungkapan tersekap terpendam……….
Terlontar bebas, temukan jalannya
Kuingin kau tau....
Isi dalam hatiku....
BERSAMAMU
Bila kaki enggan melangkah...
Ingatlah akan diri ini...
Bila hati terasa gelisah...
Sentuhlah kenangan yang pernah kita lewati...
Pasti kau akan tau ...
Seberapa besar cintaku...
Enyahkan keraguan dihati..
Bunuhlah semua sepi..
Perlahan hentakkan kakimu...
pusatkanlah semua pikiranmu...
Jangan pernah ada rasa bosan..
Jangan pernah ada rasa benci..
Simpan dalam dalam semua rasa itu...
Hingga tertinggal rasa cintamu..
Kekasih ...
Mengertilah bahwa aq sangat merindumu...
Kekasih ...
Pahamilah bahwa aq sangat mencintaimu...
Semua rasa yang kau beri,,,
Akan aq simpan dalam hati..
Hingga pada saat kita ...
Bisa bersama ..dan membangun mahligai rumah tangga...
untuk yang tersayang
Ingatlah akan diri ini...
Bila hati terasa gelisah...
Sentuhlah kenangan yang pernah kita lewati...
Pasti kau akan tau ...
Seberapa besar cintaku...
Enyahkan keraguan dihati..
Bunuhlah semua sepi..
Perlahan hentakkan kakimu...
pusatkanlah semua pikiranmu...
Jangan pernah ada rasa bosan..
Jangan pernah ada rasa benci..
Simpan dalam dalam semua rasa itu...
Hingga tertinggal rasa cintamu..
Kekasih ...
Mengertilah bahwa aq sangat merindumu...
Kekasih ...
Pahamilah bahwa aq sangat mencintaimu...
Semua rasa yang kau beri,,,
Akan aq simpan dalam hati..
Hingga pada saat kita ...
Bisa bersama ..dan membangun mahligai rumah tangga...
untuk yang tersayang
Langganan:
Postingan (Atom)
